Tag: Berjuang

  • Hasil Perempatfinal Australia Open 2025: Alwi Farhan Disingkirkan Chou Tien Chen Usai Berjuang 3 Gim : Heartdesign Sports

    Hasil Perempatfinal Australia Open 2025: Alwi Farhan Disingkirkan Chou Tien Chen Usai Berjuang 3 Gim : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Alwi Farhan harus menghentikan langkahnya di perempatfinal Australia Open 2025 Super 500 (Foto: PBSI) SYDNEY – Alwi Farhan harus menghentikan langkahnya di perempatfinal Australia Open 2025 Super 500. Ia takluk dari Chou Tien Chen meski sudah berjuang hingga 3 gim dengan skor 21-13, 21-23, dan 16-21. Bermain di Sydney Olympic Park, Sydney, Australia, Jumat (21/11/2025) pagi WIB, Alwi langsung kerepotan dengan permainan cepat Chou di awal laga. Jagoan Taiwan itu bermain dengan pukulan menyilang dan smash keras.  Meski demikian, Alwi sesekali mencuri poin dari permainan efektifnya. Mendekati jeda interval, ia terus membayangi pebulu tangkis ranking 9 dunia itu.  Pada jeda interval gim pertama, Alwi berhasil membalikkan keadaan dan unggul 11-10. Setelah rehat, permainannya semakin matang.  Tunggal putra Indonesia itu berhasil mengunci kemenangan atas Chou pada gim pertama dengan skor 21-13. Memasuki gim kedua, Alwi kembali kejar-kejaran poin. Permainan cepat serta smash akurat terus dilancarkan oleh tunggal putra Taiwan itu. Namun, Alwi tetap pada momentum terbaiknya.    Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/11/21/40/3184935/hasil-perempatfinal-australia-open-2025-alwi-farhan-disingkirkan-chou-tien-chen-usai-berjuang-3-gim

  • Hasil French Open 2025: Amri Nita Takluk dari Jagoan Malaysia Usai Berjuang 3 Gim : Heartdesign Sports

    Hasil French Open 2025: Amri Nita Takluk dari Jagoan Malaysia Usai Berjuang 3 Gim : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terpaksa harus mengakui keunggulan lawan di babak pertama French Open 2025 Super 750 (Foto: X/@INABadminton) CESSON-SEVIGNE – Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terpaksa harus mengakui keunggulan lawan di babak pertama French Open 2025 Super 750. Mereka takluk dari Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie usai berjuang 3 gim dengan skor 21-15, 17-21, dan 17-21. Bermain di Glaz Arena, Cesson-Sevigne, Prancis, Rabu (22/10) sore WIB, Amri/Nita mampu ungguli Goh/Lai 6-4 usai berduel sengit. Mereka mencoba untuk memperlebar jarak atas pasangan Malaysia tersebut. Benar saja, Amri/Nita sukses menambah keunggulan hingga 8-4. Tapi setelah itu, Goh/Lai memberikan perlawanan. Untungnya, Amri/Nita masih bisa mempertahankan keunggulannya hingga 11-8.  Usai jeda, Amri/Nita terus memperlebar keunggulannya hingga 14-9. Pasangan Pelatnas PBSI itu terus mempertahankan keunggulan meski mendapat perlawanan ketat dari lawannta. Alhasil, mereka menutup gim pertama dengan kemenangan 21-15 atas Goh/Lai.  Di gim kedua, Amri/Nita bertarung sengit melawan Goh/Lai dan harus tertinggal 6-7. Mereka sulit untuk keluar dari tekanan sehingga tertinggal di interval gim kedua dengan skor 9-11.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/22/40/3178568/hasil-french-open-2025-amri-nita-takluk-dari-jagoan-malaysia-usai-berjuang-3-gim

  • Kisah Chou Tien Chen, Berjuang dengan Kondisi Kaki Berdarah untuk Kalahkan Kunlavut Vitidsarn hingga Juara Arctic Open 2025 : Heartdesign Sports

    Kisah Chou Tien Chen, Berjuang dengan Kondisi Kaki Berdarah untuk Kalahkan Kunlavut Vitidsarn hingga Juara Arctic Open 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Chou Tien Chen juara Arctic Open 2025. (Foto: Instagram/@mssportsi) KISAH haru datang dari pebulu tangkis tunggal putra andalan Taiwan, Chou Tien Chen. Dia berjuang keras dengan kondisi kaki berdarah di final Arctic Open 2025. Perjuangan Chou Tien Chen pun tak sia-sia. Dia berhasil merebut gelar juara di turnamen berlevel Super 500 itu usai kalahkan Kunlavut Vitidsarn (Thailand) di final. 1. Chou Tien Chen Juara Arctic Open 2025 Kiprah manis ditunjukkan Chou Tien Chen di Arctic Open 2025 yang berlangsung akhir pekan lalu. Dia berhasil melewati lawan-lawan berat, seperti Lu Guang Zu (China) hingga rekan sekompatriotnya yakni Wang Tzu Wei, hingga akhirnya melangkah ke final. Di final, Chou Tien Chen yang berstatus unggulan kedua harus berhadapan dengan unggulan pertama, yakni Kunlavut Vitidsarn. Duel sengit pun harus dihadapi Chou Tien Chen di final. Dia harus bertarung selama 77 menit untuk bisa kalahkan Kunlavut dengan skor 21–11, 12–21, dan 21–19. Akhirnya, Chou Tien Chen pun keluar sebagai juara Arctic Open 2025.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/13/40/3176392/kisah-chou-tien-chen-berjuang-dengan-kondisi-kaki-berdarah-untuk-kalahkan-kunlavut-vitidsarn-hingga-juara-arctic-open-2025

  • Kisah Pebulu Tangkis Cantik Huang Yaqiong, Berjuang Lawan Homesick saat Kecil hingga Pensiun di Puncak Karier : Heartdesign Sports

    Kisah Pebulu Tangkis Cantik Huang Yaqiong, Berjuang Lawan Homesick saat Kecil hingga Pensiun di Puncak Karier : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Simak kisah pebulu tangkis cantik Huang Yaqiong yang berjuang melawan homesick saat kecil (Foto: Instagram/@hyq28) KISAH pebulu tangkis cantik Huang Yaqiong menarik untuk diulas. Sebab, ia mesti berjuang melawan homesick hingga akhirnya bisa pensiun di puncak karier. Yaqiong merupakan salah satu pebulu tangkis kenamaan China. Duetnya dengan Zheng Siwei sukses menghadirkan sejumlah prestasi termasuk medali emas Olimpiade Paris 2024 dan gelar juara dunia. 1. Homesick Siapa sangka, di masa kecilnya, Yaqiong dilanda homesick. Perjuangan berat itu dialaminya saat masuk asrama untuk berlatih bulu tangkis di tim provinsi Zhejiang. Ketika itu, Yaqiong mengaku ingin sering pulang. Ia tidak kuat untuk berada berjauhan dengan kedua orangtua dan keluarganya. Bahkan, momen yang paling dinantinya selama di asrama adalah waktu untuk menelefon. Percakapan itu dimanfaatkan oleh Yaqiong untuk mencurahkan isi hatinya. Ia mengaku sempat memberi tahu keluarga tidak mau lagi berlatih. Sebab, pebulu tangkis kelahiran 28 Februari 1994 itu sering kalah. Untungnya, dukungan keluarga disertai tekad yang kuat tak membuatnya menyerah. Yaqiong berlatih dan berjuang dengan gigih hingga berhasil melalui masa-masa sulit tersebut. 2. Monster Ganda Campuran Kariernya perlahan membaik hingga sukses menjadi juara Asia pada 2017. Setahun kemudian, ia menyabet medali emas Asian Games 2018 saat berpasangan dengan Zheng Siwei. Kelak, pasangan ini menjadi monster ganda campuran. Jika ditotal, Zheng/Huang sukses merebut 33 gelar di level BWF World Tour. Mereka menyabet medali perak di Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/09/40/3175719/kisah-pebulu-tangkis-cantik-huang-yaqiong-berjuang-lawan-homesick-saat-kecil-hingga-pensiun-di-puncak-karier

  • Hasil 16 Besar Korea Open 2025: Berjuang 1 Jam Lebih, Jafar Felisha Kalah dari Wakil Denmark : Heartdesign Sports

    Hasil 16 Besar Korea Open 2025: Berjuang 1 Jam Lebih, Jafar Felisha Kalah dari Wakil Denmark : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta. (Foto: PBSI) SUWON – Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, gagal mengalahkan wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje di babak 16 besar Korea Open 2025, pada Kamis (25/9/2025) siang WIB. Dengan kekalahan itu, maka Jafar/Felisha gagal melaju ke babak perempatfinal. Pertandingan yang di Suwon Gymnasium, Suwon, Korea Selatan berlangsung sangat ketat hingga dimainkan selama 1 jam 20 menit. Usai berjuang satu jam lebih, pada akhirnya Jafar/Felisha tetap kalah dalam pertarungan tiga gim 24-22, 19-21, dan 14-21. Jalannya Pertandingan Jafar/Felisha memulai pertandingan dengan permainan agresif di gim pertama. Namun begitu, Christiansen/Boje juga bermain ofensif untuk mengimbangi permainan. Saling balas poin pun terjadi di awal pertandingan gim pertama. Christiansen/Boje yang bermain efektif akhirnya berhasil mengemas keunggulan pada jeda interval. Mereka sukses mengamankan keunggulan dengan skor tipis 11-9. Setelah rehat, Christiansen/Boje terus menggedor pertahanan Jafar/Felisha. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta. (Foto: Andika Rachmansyah/Heartdesign) Duet Indonesia itu sempat kesulitan. Namun begitu, Jafar/Felisha yang pantang menyerah akhirnya sukses membalikkan keadaan, dan memenangkan pertandingan dengan skor 24-22. Memasuki gim kedua, Jafar/Felisha tertinggal sejak awal pertandingan. Keduanya kesulitan mengembangkan permainan. Duet Denmark pun memanfaatkan situasi ini dengan baik.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/25/40/3172380/hasil-16-besar-korea-open-2025-berjuang-1-jam-lebih-jafar-felisha-kalah-dari-wakil-denmark

  • Kisah Pebulu Tangkis Cantik Alexandra Boje, Berjuang Lagi dari Bawah Usai Pasangannya Kena Hukuman : Heartdesign Sports

    Kisah Pebulu Tangkis Cantik Alexandra Boje, Berjuang Lagi dari Bawah Usai Pasangannya Kena Hukuman : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Simak kisah Alexandra Boje yang harus berjuang lagi dari bawah usai pasangannya kena hukuman (Foto: Instagram/@alexandraboje) KISAH pebulu tangkis cantik Alexandra Boje menarik untuk diulas. Sebab, ia rela berjuang lagi dari bawah setelah pasangannya, Mathias Christiansen, terkena hukuman larangan bermain! Pasangan Christiansen/Boje terhitung banyak mengalami pasang surut sejak berduet pada 2022. Selain kiprah di atas lapangan, kisah cinta keduanya juga jadi sorotan publik. 1. Hukuman Mathias Christiansen Tekanan kepada pasangan tersebut semakin menguat sejak 2024. Ketika itu, Christiansen/Boje harus mundur dari Olimpiade Paris 2024 gara-gara dugaan doping. Gara-garanya, Christiansen tidak melaporkan keberadaannya dengan jelas untuk keperluan tes. Alhasil, pria berpaspor Denmark itu dihukum larangan bermain selama setahun! Di tengah hukuman yang menimpa Christiansen, Boje akhirnya berpasangan dengan Robin Tabeling untuk sementara waktu di sektor ganda campuran. Karier yang dibangun bersama, harus dimulai lagi dari bawah. Bersama Tabeling, Boje sukses menjuarai German Open 2025 Super 300. Mereka menaklukkan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di partai final.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/22/40/3171578/kisah-pebulu-tangkis-cantik-alexandra-boje-berjuang-lagi-dari-bawah-usai-pasangannya-kena-hukuman

  • Hasil 16 Besar China Masters 2025: Jafar Felisha Takluk Lawan Juara Dunia Usai Berjuang 3 Gim : Heartdesign Sports

    Hasil 16 Besar China Masters 2025: Jafar Felisha Takluk Lawan Juara Dunia Usai Berjuang 3 Gim : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu takluk di babak 16 besar China Masters 2025 Super 750 (Foto: X/@INABadminton) SHENZHEN – Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu takluk di babak 16 besar China Masters 2025 Super 750. Mereka kalah dari Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, 13-21, 21-13, dan 16-21, sehingga harus tersingkir. Bermain di Shenzhen Arena, Shenzhen, China, Kamis (18/9/2025) pagi WIB, Jafar/Felisha memulai dengan permainan cepat. Namun, Chen/Toh mampu mengantisipasi serangan masif dari duet Indonesia tersebut.  Walhasil, Chen/Toh langsung memimpin dengan selisih cukup jauh. Duet Malaysia itu terus memegang kendali jalannya permainan, membuat Jafar/Felisha keteteran.  Pada jeda interval gim pertama, Chen/Toh akhirnya mengamankan keunggulan dengan skor 11-5. Selepas jeda, Chen/Toh masih mengandalkan permainan cepatnya.  Jafar/Felisha akhirnya kesulitan mengejar ketertinggalan. Chen/Toh sukses merebut kemenangan pada gim pertama dengan skor meyakinkan 21-13. Memasuki gim kedua, Jafar/Felisha mengawali pertandingan dengan lebih hati-hati. Ganda campuran ranking 12 dunia itu berhasil mendominasi.    Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/18/40/3170734/hasil-16-besar-china-masters-2025-jafar-felisha-takluk-lawan-juara-dunia-usai-berjuang-3-gim

  • Marc Marquez Harus Berjuang Lawan Motor Sendiri di Latihan Bebas MotoGP San Marino 2025 : Heartdesign Sports

    Marc Marquez Harus Berjuang Lawan Motor Sendiri di Latihan Bebas MotoGP San Marino 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Marc Marquez harus berjuang mengatasi motornya di MotoGP San Marino 2025 (Foto: Ducati Corse) MISANO ADRIATICO – Marc Marquez harus berjuang melawan motornya sendiri pada latihan bebas 1 (FP1) MotoGP San Marino 2025, Jumat 12 September. Alhasil, pembalap tim Ducati Lenovo itu gagal menempati posisi puncak klasemen catatan waktu. Marquez kesulitan dalam FP1 MotoGP San Marino 2025. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu berada di peringkat kelima usai melahap 45 menit di Sirkuit Misano World Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Italia. 1. Kaku Marc Marquez melaju di MotoGP San Marino 2025 (Foto: Facebook/MotoGP) Pria berpaspor Spanyol itu mengaku kesulitan lantaran motornya terasa sangat kaku. Ia bahkan sempat kewalahan mengendalikan Ducati Desmosedici GP25 bernomor 93 itu. “Faktanya, di FP1 saya kesulitan. Saya melawan motor (sendiri). Datang dari GP Catalunya, saya rasa saya bukan satu-satunya, tapi sensasinya sangat kaku dengan motor dan bergetar di mana-mana, karena cengkeraman yang sangat tinggi,” ungkap Marquez dikutip dari Crash, Sabtu (13/9/2025).  “Motornya jadi super bertenaga karena treknya lebih pendek dan girboksnya lebih pendek. Lalu di Catalunya, kZmi perlu melepas rem dan menggunakan kecepatan menikung. Dan di sini, titik remnya sangat keras. Justru sebaliknya,” tukas pria berusia 32 tahun itu.   “Kalau dicek, catatan waktu putarannya ada, tapi kecepatan balapannya nol. Satu putaran cepat, tiga putaran penuh kesalahan,” urai Marquez.     Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/13/38/3169719/marc-marquez-harus-berjuang-lawan-motor-sendiri-di-latihan-bebas-motogp-san-marino-2025

  • Hasil Malaysia Open 2025: Jonatan Christie Kandas Usai Berjuang 81 Menit : Heartdesign Sports

    Hasil Malaysia Open 2025: Jonatan Christie Kandas Usai Berjuang 81 Menit : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Jonatan Christie kalah di babak pertama Malaysia Open 2025 (Foto: PBSI) KUALA LUMPUR – Jonatan Christie kandas di babak pertama Malaysia Open 2025 Super 1000. Tunggal putra Indonesia itu kalah 8-21, 21-14, dan 24-26, dari Toma Junior Popov setelah berjuang 81 menit. Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (8/1/2025) pagi WIB, Jonatan mengawali pertandingan dengan permainan cukup agresif. Pebulu tangkis yang biasa disapa Jojo itu mencoba mengontrol permainan di gim pertama.  Namun, Popov memperlihatkan perlawanan sengit. Saling balas mencetak poin pun terjadi pada awal pertandingan gim pertama.  Popov yang bermain ofensif akhirnya berhasil mengungguli Jojo. Sedangkan, pemain asal Jakarta itu terpantau kesulitan untuk mengembangkan permainannya.  Alhasil, Popov sukses mengungguli Jonatan pada jeda interval gim pertama dengan skor 4-11. Selepas jeda, andalan Indonesia itu masih terpantau kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Pada akhirnya, Popov berhasil memenangkan gim pertama dengan skor 8-21. Memasuki gim kedua, Jojo tidak mau mengulangi kesalahan yang sama.  Pebulu tangkis ranking tiga dunia itu melesat sejak awal pertandingan. Jonatan sempat unggul atas Popov dengan skor 6-2. Pada jeda interval, ia memperlebar jarak dengan keunggulan 11-6.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/01/08/40/3102438/hasil-malaysia-open-2025-jonatan-christie-kandas-usai-berjuang-81-menit