Tag: Bersaing

  • 3 Ganda Putri Indonesia Siap Tempur di Arctic Open 2025, Pelatih Optimistis Bisa Bersaing Lawan Top Dunia : Heartdesign Sports

    3 Ganda Putri Indonesia Siap Tempur di Arctic Open 2025, Pelatih Optimistis Bisa Bersaing Lawan Top Dunia : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Ganda putri Indonesia siap tempur di Arctic Open 2025. (Foto: PBSI) TIGA ganda putri Indonesia siap tempur di Arctic Open 2025. Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, pun optimistis. Karel meyakini anak asuhnya bisa bersaing melawan pasangan top dunia di Arctic Open 2025. Meski minim pasukan, Karel menegaskan anak asuhnya sudah siap. 1. Hanya Kirim 3 Perwakilan PBSI hanya mengirim tiga perwakilan ke turnamen Arctic Open 2025. Ketiga wakil itu berasal dari sektor ganda putri, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari. Ketiga wakil Indonesia itu akan tampil dalam turnamen berlevel Super 500 yang dihelat di Energia Areena, Vantaa, Finlandia pada 7 – 12 Oktober 2025. Meski hanya berlevel Super 500, banyak ganda putri top dunia yang mengikuti turnamen ini.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/06/40/3174918/3-ganda-putri-indonesia-siap-tempur-di-arctic-open-2025-pelatih-optimistis-bisa-bersaing-lawan-top-dunia

  • Terinspirasi Marc Marquez, Jorge Martin Yakin Bisa Comeback dan Bersaing di MotoGP 2026 : Heartdesign Sports

    Terinspirasi Marc Marquez, Jorge Martin Yakin Bisa Comeback dan Bersaing di MotoGP 2026 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin. (Foto: Instagram/89jorgemartin) MOTEGI – Pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin, memberikan pujian setinggi langit untuk performa comeback yang ditunjukkan Marc Marquez di MotoGP 2025. Setelah kepindahannya ke Ducati Lenovo, Marquez kini berada di ambang gelar juara dunia pertamanya sejak 2019, sebuah prestasi yang diraih setelah melewati masa-masa sulit berupa serangkaian operasi lengan dan masalah penglihatan (diplopia) selama beberapa tahun. Martin menyebut musim Marquez sebagai salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga, dan menjadikannya sebagai contoh besar di tengah perjuangannya sendiri melawan cedera. Karena itulah, Martin yakin dirinya bisa bangkit seperti Marquez dan bersaing memperebutkan gelar juara lagi di MotoGP 2026. 1. Jadikan Marquez sebagai Contoh Martin yang memulai musim ini dengan beralih dari Pramac ke Aprilia setelah Marquez dipilih menjadi tandem Francesco Bagnaia, mendapati upaya mempertahankan gelarnya terhenti bahkan sebelum dimulai. Cedera parah membuatnya absen dari uji coba pramusim dan 10 dari 11 putaran pembuka. Martin bahkan sempat mengaku khawatir akan keselamatannya setelah kecelakaan di Qatar, yang kemudian diikuti oleh perselisihan kontrak dengan Aprilia mengenai musim 2026. Kini, setelah pulih sepenuhnya dan berkomitmen pada Aprilia, Martin menyatakan inspirasinya datang dari perjuangan Marquez. “Tentu saja, itu adalah salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga,” ujar Martin kepada MotoGP, dikutip Crash, Sabtu (27/9/2025). “Bagi saya, saya harus mengatakan itu adalah contoh besar. Karena datang dari tempat saya berasal, menjadi juara, kemudian cedera, saya pikir memiliki contoh darinya dapat membantu saya untuk kembali meraih kemenangan. Ini musim yang bersejarah, jadi selamat untuk Marc,” tambahnya. Marc Marquez memenangi MotoGP San Marino 2025 (Foto: Ducati Corse) 2. Siap Bersaing di Sisa MotoGP 2025 Jorge Martin masih mengejar podium pertamanya musim ini, dengan hasil terbaik saat ini adalah posisi keempat di Balaton Park, Hungaria. Namun, ia meninggalkan sesi uji coba Misano dengan optimisme tinggi setelah meraih kemajuan besar berkat revisi pada posisi handlebar motornya.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/26/38/3172629/terinspirasi-marc-marquez-jorge-martin-yakin-bisa-comeback-dan-bersaing-di-motogp-2026

  • Gagal Bersaing dengan 2 Legenda MotoGP, Jorge Martin Siap Permalukan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia : Heartdesign Sports

    Gagal Bersaing dengan 2 Legenda MotoGP, Jorge Martin Siap Permalukan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Jorge Martin siap permalukan Francesco Bagnaia dan Jorge Martin (Foto: Instagram/@89jorgemartin) JORGE Martin harus menerima kenyataan gagal bersaing dengan dua legenda hidup yakni Casey Stoner dan Valentino Rossi di MotoGP. Namun, ia siap mempermalukan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sebagai gantinya. Martinator memang sudah sempat mengalahkan keduanya dalam perebutan gelar MotoGP 2024. Akan tetapi, situasinya sangat berbeda musim depan. 1. Impian Kali ini, Marquez dan Bagnaia akan berada dalam satu tim. Keduanya tergabung di tim pabrikan Ducati Lenovo hingga setidaknya 2026. Martin mengakui bertarung dalam perebutan gelar melawan pembalap-pembalap terbaik selalu menjadi impiannya. Ia bertekad mengalahkan duet Bagnaia dan Marquez di MotoGP 2025. “Tentu saja, saya ingin bertarung memperebutkan gelar melawan pembalap terbaik: melawan Rossi, Marquez atau melawan (Casey) Stoner dan banyak pembalap yang saya tonton dari rumah saat saya masih kecil,” kata Martin dilansir dari Crash, Senin (30/12/2024).  “Namun pada akhirnya, semuanya berjalan dengan cepat. Sekarang ada Pecco dan Marquez dan merekalah yang harus saya kalahkan,” tambah pria asal Spanyol itu.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/30/38/3100011/gagal-bersaing-dengan-2-legenda-motogp-jorge-martin-siap-permalukan-marc-marquez-dan-francesco-bagnaia

  • Berstatus Pembalap Tertua di MotoGP 2025, Johann Zarco Optimis Mampu Bersaing dengan yang Muda-Muda : Heartdesign Sports

    Berstatus Pembalap Tertua di MotoGP 2025, Johann Zarco Optimis Mampu Bersaing dengan yang Muda-Muda : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Pembalap Tim LCR Honda, Johan Zarco. (Instagram/lcr/team) BERSTATUS pembalap tertua di MotoGP 2025, Johann Zarco nyatanya tak peduli. Sebab rider LCR Honda itu optimis masih bisa bersaing dengan para pembalap muda. Di umurnya yang sudah menginjak 34 tahun itu, Zarco pun akan menyandang status sebagai pembalap tertua di grid MotoGP 2025. Soal jam terbang, jelas rider asal Prancis ini sudah tidak perlu diragukan. Mengingat, dia sudah berada di kelas utama MotoGP sejak 2017 bersama KTM Tech3. Kemudian dia merapat ke Ducati pada 2020 sampai akhirnya sukses memenangkan balapan MotoGP pertamanya pada 2023 bersama Pramac Ducati. Setelah itu, Zarco melanjutkan kariernya di LCR Honda pada 2024. Performanya disana bisa dibilang cukup konsisten dibanding para rider Honda lainnya. 1. Zarco Mulai Memahami Motor Honda Adaptasi di musim pertamanya bersama tim pabrikan asal Jepang itu terbilang cukup mulus. Namun apakah Zarco akan tetap terus bisa beradaptasi di usianya yang sudah menginjak 34 tahun? Rider asal Prancis itu pun tetap berpikir positif tentang hal tersebut. Johann Zarco. ig/lcr.team “Saya suka tetap berpikir seperti ini, dan saya yakin pemikiran seperti ini akan membantu saya mencapai puncak, atau kembali ke puncak,” tutur Zarco, dikutip dari Crash, Kamis (26/12/2024). “Karena saya melihat ada pembalap tertentu yang mampu melakukan sesuatu, sementara yang lain tidak,” sambungnya.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/26/38/3098888/berstatus-pembalap-tertua-di-motogp-2025-johann-zarco-optimis-mampu-bersaing-dengan-yang-muda-muda