Tag: Bertekad

  • Sempat Dikalahkan Fajar Fikri di Prancis, Aaron Chia Soh Wooi Yik Bertekad Bangkit di Hylo Open 2025 : Heartdesign Sports

    Sempat Dikalahkan Fajar Fikri di Prancis, Aaron Chia Soh Wooi Yik Bertekad Bangkit di Hylo Open 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Ganda putra asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. (Foto: Instagram/sohwooiyik) KUALA LUMPUR – Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, kini mengalihkan fokus penuh mereka untuk memenangkan gelar Hylo Open 2025 di Jerman. Tekad ini muncul setelah pasangan peringkat 2 dunia tersebut gagal juara French Open 2025 karena dikalahkan wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan usai mengamankan tempat di ajang bergengsi World Tour Finals (WTF). Pasangan peraih medali emas Kejuaraan Dunia ini memulai perjalanan mereka di Hylo Open 2025 dengan n melawan pasangan asal Skotlandia, Christopher Grimley-Matthew Grimley pada Selasa (28/10/2025). Keikutsertaan di Hylo Open akan menutup perjalanan panjang mereka dalam empat seri turnamen Eropa yang padat. 1. Siap Bangkit Aaron Chia sebelumnya telah menyatakan lolos ke WTF adalah tujuan utama mereka sebelum berangkat ke Eropa tiga minggu lalu. Inilah alasan mengapa mereka mendaftar untuk empat turnamen berturut-turut: Arctic Open, Denmark Open, French Open, dan kini Hylo Open. “Kami mendaftar untuk empat turnamen hanya untuk memastikan kami mengunci tempat WTF kami,” ujar Aaron, dikutip dari media Malaysia, New Straits Times, Selasa (28/10/2025). Konsistensi yang Aaron/Soh tunjukkan, dimulai jadi menjadi runner-up di Arctic Open, tereliminasi di babak pertama di Denmark, dan mencapai semifinal di French Open pun membuahkan hasil. Meskipun kalah dari Fajar/Fikri di semifinal French Open 2025, mereka kini telah mengumpulkan total 95.160 poin yang tak terkejar, menempatkan mereka di posisi kedua dalam klasemen World Tour. Hanya pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho-Seo Seung Jae (120.520 poin), yang berada di atas mereka, sementara tiga turnamen tersisa tahun ini adalah Hylo Open, Kumamoto Masters, dan Australian Open. Herry IP ukses bantu Aaron Chia/Soh Wooi Yik juara BAC 2025. (Foto: Instagram/aaronchiatengfong) 2. Memburu Gelar Keempat Musim ini sudah menjadi yang terbaik bagi Aaron-Wooi Yik, dengan raihan tiga gelar (Kejuaraan Asia, Thailand Open, dan Singapore Open) dari enam final yang mereka capai. Namun, mereka jelas ingin mengakhirinya dengan sebuah pernyataan kemenangan di Jerman.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/28/40/3179875/sempat-dikalahkan-fajar-fikri-di-prancis-aaron-chia-soh-wooi-yik-bertekad-bangkit-di-hylo-open-2025

  • Resmi Gantikan Maverick Vinales, Pol Espargaro Bertekad Berikan yang Terbaik di MotoGP Australia dan Malaysia : Heartdesign Sports

    Resmi Gantikan Maverick Vinales, Pol Espargaro Bertekad Berikan yang Terbaik di MotoGP Australia dan Malaysia : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pembalap penguji KTM, Pol Espargaro. (Foto: Instagram/polespargaro) PEMBALAP penguji KTM, Pol Espargaro, resmi kembali beraksi di lintasan MotoGP setelah ditunjuk menggantikan Maverick Vinales untuk dua seri balapan mendatang, yakni MotoGP Australia dan MotoGP Malaysia 2025. Pol Espargaro bertekad penuh untuk memberikan kemampuan terbaiknya dalam dua balapan tersebut untuk membantu proyek pengembangan tim. Pembalap berusia 34 tahun ini akan mewakili tim KTM Tech3, menandai penampilan MotoGP ketiga dan keempatnya di musim 2025. Sebelumnya, Espargaro sempat tampil cukup impresif dengan meraih posisi ke-10 di  GP Republik Ceko dan posisi kedelapan di Hungaria. Pol Espargaro pun dipercayakan menggantikan Vinales yang harus absen di dua balapan mendatang. Alasannya karena sedang menjalani masa pemulihan akibat cedera. 1. Misi Ganda: Bantu Vinales dan Kembangkan Motor KTM Meskipun kembali ke lintasan karena kondisi cedera rekan setimnya, Espargaro menegaskan dirinya tidak akan setengah-setengah. Adik dari Aleix Espargaro itu menyampaikan harapan cepat sembuh bagi Vinales, yang menurutnya sangat dibutuhkan oleh tim KTM. “Seperti yang sudah saya katakan di penampilan Grand Prix saya sebelumnya, harus melakukannya karena rekan setim cedera bukanlah sesuatu yang saya sukai,” kata Espargaro, dilansir dari Crash, dikutip Rabu (15/10/2025). Pol Espargaro. (instagram/polespargaro) “Saya tahu Maverick sudah berusaha keras untuk tetap balapan, jadi hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah saya harap ketidakhadirannya ini akan membantunya mempercepat pemulihan dan bisa kembali secepat mungkin, karena kami membutuhkannya di KTM,” sambungnya. Espargaro menekankan tujuannya adalah membantu proyek KTM dan memanfaatkan akhir pekan sebaik mungkin untuk kemajuan motor.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/14/38/3176622/resmi-gantikan-maverick-vinales-pol-espargaro-bertekad-berikan-yang-terbaik-di-motogp-australia-dan-malaysia

  • Sabet Gelar Perdana di Al Ain Masters 2025, Dejan Bernadine Bertekad Naik ke Level Lebih Tinggi : Heartdesign Sports

    Sabet Gelar Perdana di Al Ain Masters 2025, Dejan Bernadine Bertekad Naik ke Level Lebih Tinggi : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya. (Foto: PBSI) AL AIN – Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, sukses merebut gelar juara perdana mereka dalam turnamen berlevel Super 100, Al Ain Masters 2025. Kemenangan ini menjadi suntikan semangat bagi keduanya untuk terus berkembang dan menargetkan persaingan di level kompetisi bulu tangkis yang lebih tinggi. Dejan/Bernadine memastikan gelar juara setelah menaklukkan rekan senegaranya, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, melalui pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-16 pada Minggu 5 Oktober 2025 kemarin. Kemenangan tersebut menjadi catatan manis bagi mereka yang baru dipasangkan pada September lalu. Dejan mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, terutama karena ini merupakan gelar perdananya sebagai pemain Pelatnas PBSI Cipayung dan bersama Bernadine. “Alhamdulillah bersyukur, ini menjadi gelar pertama saya selama bergabung di pelatnas. Gelar pertama juga dengan Bernadine,” kata Dejan dalam keterangan resmi PBSI, dikutip Senin (6/10/2025). “Ini hal yang sangat penting bagi saya karena dapat tantangan dan pengalaman baru dengan berpasangan dengan yang lebih muda usianya. Cukup lega bisa dapat gelar juara,” tambahnya. Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindya 1. Ambisi Bersaing di Kelas yang Lebih Tinggi Meskipun sudah meraih gelar juara, pemain berusia 25 tahun itu menegaskan dirinya belum puas. Dejan ingin segera meraih gelar-gelar selanjutnya bersama Bernadine di turnamen yang levelnya lebih tinggi dari Super 100. “Selanjutnya kami ingin terus berkembang, melangkah lebih jauh dan menaikkan ranking. Kami mau bersaing di kelas yang lebih tinggi,” sambung Dejan.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/06/40/3174765/sabet-gelar-perdana-di-al-ain-masters-2025-dejan-bernadine-bertekad-naik-ke-level-lebih-tinggi

  • Francesco Bagnaia Bertekad Kalahkan Marc Marquez di Sisa Balapan MotoGP 2025 : Heartdesign Sports

    Francesco Bagnaia Bertekad Kalahkan Marc Marquez di Sisa Balapan MotoGP 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Dua Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse) MOTEGI – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengucapkan selamat kepada rekannya, Marc Marquez yang resmi menjadi juara dunia MotoGP 2025. Ia pun mengakui Marquez tak terkalahkan sehingga layak merebut gelar tersebut. 1. Bertekad Kalahkan Marquez Bagnaia telah mengucapkan selamat kepada Marquez dan ikut merayakan keberhasilan rider berjuluk The Baby Alien tersebut. Namun, Bagnaia tetap memandang Marquez sebagai rival. Karena itulah Bagnaia akan mencoba mengalahkan Marquez di lima seri balapan tersisa di musim ini. Ia percaya Marquez tetap akan tampil maksimal meski sudah dinobatkan sebagai juara. “Saya hanya ingin menikmati momen ini, mengucapkan selamat sebesar-besarnya kepada Marc yang sangat pantas mendapatkan gelar ini,” ujar Bagnaia, dikutip dari Crash, Rabu (30/9/2025). “Dia tak terkalahkan musim ini, dan mari kita lihat apakah saya bisa melawannya di lima balapan berikutnya,” tambahnya. Kemenangan sempurna Francesco Bagnaia di MotoGP Jepang 2025 pada akhir pekan lalu adalah kebangkitan yang dramatis setelah melalui musim yang penuh perjuangan. Dominasi total—mulai dari pole position, kemenangan Sprint, hingga kemenangan Grand Prix—akhirnya mengakhiri rentetan sepuluh balapan tanpa podium bagi pembalap Ducati itu. Meskipun sangat gembira, perasaan itu bercampur dengan penyesalan mendalam. Bagnaia mempertanyakan mengapa solusi teknis yang mengubah nasib motor GP25-nya tidak ditemukan lebih awal. Marc Marquez menangis saat jadi juara dunia MotoGP 2025 (Foto: Ducati Corse) 2. Bicara Penampilan di Motegi Meskipun Bagnaia menolak untuk mengomentari detail spesifik modifikasi Ducati, yang kabarnya melibatkan aero kursi belakang yang lebih tua, swingarm, fork, dan mungkin ride-height device yang berbeda, ia memberikan petunjuk jelas tentang hasilnya.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/30/38/3173476/francesco-bagnaia-bertekad-kalahkan-marc-marquez-di-sisa-balapan-motogp-2025

  • Kerap Sial di Indonesia, Marc Marquez Bertekad Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Mandalika 2025 : Heartdesign Sports

    Kerap Sial di Indonesia, Marc Marquez Bertekad Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Mandalika 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse) MOTEGI – Rider Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, tengah memimpin klasemen pembalap MotoGP 2025 dengan keunggulan 182 poin. Ia diprediksi akan mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 dalam waktu dekat. 1. Ketakutan Akan Sirkuit Mandalika dan Sepang Namun, di tengah performa dominannya, Marquez menyebut dua trek di Asia sebagai tantangan terberatnya, yakni Sirkuit Mandalika (Indonesia) dan Sepang (Malaysia). Karena alasan itulah, The Baby Alien lebih memilih mengamankan gelar di seri terdekat, yakni MotoGP Jepang 2025 pada 26-28 September 2025 mendatang. Marquez mengakui Mandalika dan Sepang akan menjadi yang paling sulit dalam serangkaian balapan di luar Eropa. Musim ini, Marquez telah memenangkan 11 dari 16 balapan utama dan 14 Sprint race. Meskipun begitu, ia tetap waspada jelang tur Asia. “Mandalika, bersama dengan Sepang, mungkin adalah sirkuit yang paling sulit.” kata Marquez, dikutip dari Crash, Selasa (23/9/2025). 2. Rekor Buruk Marquez di Mandalika Marc Marquez kecelakaan mengerikan di Sirkuit Mandalika @motogp Sirkuit Mandalika menjadi momok bagi Marc Marquez sejak pertama kali masuk kalender MotoGP pada 2022. Pada tahun itu, ia mengalami kecelakaan parah yang menyebabkannya gegar otak dan didiagnosis menderita diplopia (penglihatan ganda). Kecelakaan itu membuatnya tidak bisa balapan. Pada 2023, di musim terakhirnya bersama Repsol Honda, Marquez kembali mengalami nasib sial. Ia terjatuh saat Sprint dan juga di balapan balapan utama. Musim lalu, saat bergabung dengan Gresini Ducati, Marquez berhasil finis ketiga di Sprint, yang menjadi kali pertama ia melihat bendera finis di Mandalika. Namun, di balapan hari Minggu, ia kembali gagal finis karena masalah mesin.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/22/38/3171642/kerap-sial-di-indonesia-marc-marquez-bertekad-raih-kemenangan-perdana-di-motogp-mandalika-2025

  • Jelang Korea Open 2025, Tim Bulu Tangkis Indonesia Bertekad Bangkit : Heartdesign Sports

    Jelang Korea Open 2025, Tim Bulu Tangkis Indonesia Bertekad Bangkit : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. (Foto: PBSI) SUWON – Tim bulu tangkis Indonesia bertekad meraih hasil gemilang dalam ajang Korea Open 2025 yang akan digelar di Suwon Gymnasium, Suwon, Korea Selatan, pada 23–28 September 2025. Turnamen ini menjadi momentum penting bagi Tim Merah Putih untuk bangkit setelah hasil kurang maksimal di dua turnamen sebelumnya, Hong Kong Open dan China Masters 2025. Pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho, mengungkapkan timnya telah melakukan evaluasi mendalam setelah China Masters 2025. Ia berharap di Korea Open, para atletnya bisa tampil lebih baik dan meraih hasil yang lebih maksimal. “Evaluasi di China Masters, dari hasil kita memang tidak sesuai harapan hanya sampai di semifinal. Tapi dari penampilannya Fajar/Fikri, Bagas/Leo, dan Rian/Yeremia cukup baik,” ujar Antonius. “Harapan saya untuk Korea Open tentu hasil yg lebih baik dan penampilannya mereka lebih bagus,” tambahnya. 1. Perbaikan Fokus dan Mental Antonius Budi Ariantho menyebutkan salah satu catatan penting yang harus segera diperbaiki adalah masalah fokus di poin-poin krusial. Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diatasi karena sangat memengaruhi performa di lapangan. “Memang ada banyak catatan yang perlu diperbaiki dan tingkatkan lagi. Anak-anak masih sering melakukan kesalahan sendiri dan kadang masih suka hilang fokus saat poin-poin penting,” sambung Antonius. Sementara itu, pelatih tunggal putri Imam Tohari menyoroti tantangan yang dihadapi oleh Putri Kusuma Wardani. Menurut Imam, Putri harus meningkatkan keyakinan diri dan motivasi untuk bisa mengalahkan pemain-pemain top dunia seperti An Se Young, Wang Zhi Yi, Akane Yamaguchi, dan Chen Yu Fei. Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: PBSI) “Kemarin memang saya melihat ada kekurangan keyakinan dari Putri saat melawan Akane. PR dia memang bagaimana menembus empat pemain di top ini,” tutur Imam. Imam melihat Putri masih kesulitan dalam menghadapi perubahan pola dan tempo permainan lawan. Imam berharap di Korea Open, Putri bisa mencapai semifinal dan, jika bertemu Akane Yamaguchi, bisa memberikan perlawanan yang lebih baik.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/22/40/3171746/jelang-korea-open-2025-tim-bulu-tangkis-indonesia-bertekad-bangkit

  • Ingin Lanjutkan Warisan Ahsan Hendra, Sabar Reza Bertekad Juara BWF World Championships 2025 : Heartdesign Sports

    Ingin Lanjutkan Warisan Ahsan Hendra, Sabar Reza Bertekad Juara BWF World Championships 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi bersama sang pelatih, Hendra Setiawan. (Foto: Bagas Abdiel/Heartdesign) BOGOR – Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, bertekad melanjutkan capaian sang pelatih, Hendra Setiawan, di BWF World Championships 2025. Mereka ingin mengakhiri paceklik gelar juara dunia ganda putra yang terakhir kali diraih oleh Hendra bersama Mohammad Ahsan. Bagi Sabar/Reza, kehadiran Hendra sebagai pelatih merupakan keuntungan besar. Selain memberikan tips dan pesan khusus, Hendra juga menjadi sumber dukungan utama dalam perjalanan karier mereka. 1. Optimistis Pasangan Sabar/Reza berharap bisa melanjutkan legasi juara dunia yang terakhir kali diraih Ahsan/Hendra pada BWF World Championships 2019. Mereka percaya dengan bantuan Hendra, target tersebut bisa terwujud. “Ya semoga dengan dia ada duduk di belakang kita, support kita selalu setiap hari, ya mudah-mudahan auranya bisa menempel. Siapa tahu rezekinya juga di juara dunia bisa menempel juga,” ungkap Sabar saat ditemui di GOR Badminton Hall, dikutip Kamis (21/8/2025). Sabar tidak menyangkal kehadiran Hendra sangat berpengaruh. Bagi Sabar, Hendra bisa memberikan arahan terbaik saat mereka bertanding. Sabar Karyaman/Reza Pahlevi bersama Hendra Setiawan. (Foto: Bagas Abdiel/Heartdesign) “Menurut saya pengaruh banget karena satu pelatih kan bisa melihat lebih jauh gitu ketika kita di lapangannya kita fokusnya tuh banyak gitu… apalagi Koh Hendra sendiri kan berpengalaman sebagai atlet jadi dia bisa merasakan,” jelas Sabar. 2. Harapkan Bantuan Hendra Setiawan Menurut Sabar, pengalaman Hendra membuat evaluasi menjadi lebih sistematis, terutama setelah menjalani tur pertandingan.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/08/21/40/3164441/ingin-lanjutkan-warisan-ahsan-hendra-sabar-reza-bertekad-juara-bwf-world-championships-2025

  • Lupakan Austria, Francesco Bagnaia Bertekad Bangkit di MotoGP Hungaria 2025 : Heartdesign Sports

    Lupakan Austria, Francesco Bagnaia Bertekad Bangkit di MotoGP Hungaria 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse) BALATONFOKAJAR – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menyambut antusias MotoGP Hungaria 2025. Ia bertekad untuk bangkit di Sirkuit Balaton Park, Hungaria setelah mengalami kesulitan di seri sebelumnya, MotoGP Austria 2025. Sirkuit Balaton Park akan menjadi tuan rumah Grand Prix untuk pertama kalinya sejak Hungaria kembali masuk kalender MotoGP pada tahun 1992. Balapan ini akan berlangsung pada 22-24 Agustus 2025 mendatang. 1. Lupakan Hasil Buruk Austria Bagnaia ingin melampiaskan kekecewaannya di Austria pada balapan kali ini. Ia menjelaskan timnya sedang menganalisis data untuk mendapatkan hasil terbaik di Hungaria. “Saya senang bisa segera kembali ke lintasan untuk melupakan GP Austria,” kata Bagnaia, seperti dilansir dari Motosan, Rabu (20/8/2025). “Setelah hari Jumat yang bagus, kami mengalami kesulitan. Kami terus menganalisis data dan kembali bekerja,” tambahnya. 2. Optimistis Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse) Bagnaia merasa peluangnya meraih hasil positif di Balaton Park sangat terbuka, mengingat sirkuit ini masih baru bagi sebagian besar pembalap. Ia dan pembalap Ducati lainnya juga memiliki keuntungan karena sudah pernah menjajal sirkuit tersebut saat jeda musim panas. “Di Sirkuit Balaton, kami semua memulai hampir dari nol. Sebagai Ducati, kami harus memanfaatkan keuntungan pernah menguji di sini pada awal Agustus,” sambung Bagnaia.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/08/21/38/3164390/lupakan-austria-francesco-bagnaia-bertekad-bangkit-di-motogp-hungaria-2025

  • Didukung Kemenpora, Forpodis Bertekad Tingkatkan Prestasi Atlet Disabiltas Indonesia : Heartdesign Sports

    Didukung Kemenpora, Forpodis Bertekad Tingkatkan Prestasi Atlet Disabiltas Indonesia : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Forpodis bertekad tingkatkan prestasi atlet disabilitas Indonesia. (Foto: Andika Rachmansyah/Heartdesign) JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dipastikan mendukung penuh program Forum Penggerak Olahraga Disabilitas (Forpodis) yang bertekad meningkatkan prestasi atlet disabilitas Inadonesia. – Forpodis sendiri baru saja diresmikan dalam acara yang bertajuk Satu Hati Satu Semangat di MNC Conference Hall, pada Sabtu (28/12/2024). Acara Satu Hati Satu Semangat ini merayakan keberagaman dalam olahraga, sekaligus peresmian simbolis Forpodis. Partai Perindo mendukung penuh gerakan ini karena termasuk salah satu unsur dari target peningkatan produktivitas 5P yang menjadi fokus Partai Perindo. Adapun 5P yang dimaksud adalah Perempuan, Pemuda, Pekerja Infromal Formal, Penyandang Disabilitas, dan Pelaku Usaha UMKM. Karena itu, Partai Perindo turut memiliki peran penting dalam pembentukan Forpodis. Ketua Umum Forum Penggerak Olahraga Disabilitas (Forpodis), Angkie Yudistia menyampaikan keberagaman dalam olahraga terlihat dari beragamnya atlet. Bagi Angkie, aktivitas olahraga datang dari berbagai ragam dengan kebudayaan yang unik, tetapi bersatu dalam semangat sportivitas. “Forum penggerak ini dibuat untuk salah satunya menjaring informasi mempersiapkan para calon atlet,” kata Angkie di Jakarta, Sabtu (28/12/2024). Plt. Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Andi Muhammad Yuslim Patawari (Andika Rachmansyah/Heartdesign) Angkie juga mendorong adanya peningkatan atensi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) olahraga dari hulu. Menurutnya, upaya ini perlu diperhatikan guna mencapai prestasi olahraga yang gemilang di masa depan. Untuk itu, demi mencapai tujuan itu, kata Angkie, yang salah satunya dapat dimulai dengan mengembangkan kurikulum olahraga serta mewujudkan fasilitas penunjang olahraga di sekolah-sekolah. Angkie menjelaskan bahwa olahraga merupakan bahasa universal yang menyatukan berbagai individu dari latar belakang yang berbeda. Saat berada di lapangan, perbedaan suku, agama, ras, maupun budaya menjadi tidak relevan. Semua pemain dan penonton memiliki satu tujuan: meraih kemenangan dan menikmati semangat. “Olahraga menjadi media yang kuat untuk merayakan keberagaman dan menunjukkan bahwa persatuan adalah kekuatan. Semangat para atlet dapat kita lihat auranya saat menjalani pertandingan,” jelasnya.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/28/43/3099474/didukung-kemenpora-forpodis-bertekad-tingkatkan-prestasi-atlet-disabiltas-indonesia