Tag: Berujung

  • Kisah Romansa Pasangan Emas Olimpiade: Susy Susanti dan Alan Budikusuma, Cinlok yang Berujung Sejarah : Heartdesign Sports

    Kisah Romansa Pasangan Emas Olimpiade: Susy Susanti dan Alan Budikusuma, Cinlok yang Berujung Sejarah : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pasangan legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti dan Alan Budikusuma. (Foto: Instagram/susysusantiofficial) LEGENDA bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti dan Alan Budikusuma, dikenal sebagai salah satu pasangan paling ikonik dalam sejarah olahraga Tanah Air. Julukan “Pasangan Emas Olimpiade” yang disematkan kepada mereka bukan karena torehan di sektor ganda campuran, melainkan karena keduanya sukses mengawinkan medali emas di sektor tunggal pada Olimpiade yang sama, menjadikan kisah cinta mereka sangat unik dan menarik untuk diulas. Baik Susy maupun Alan mencapai puncak kejayaan mereka di era 1990-an. Keduanya sama-sama mencatatkan sejarah emas bagi Indonesia di Olimpiade Barcelona 1992, Alan di sektor tunggal putra dan Susy di sektor tunggal putri. Kekompakan dalam meraih gelar inilah yang menjadikan mereka pasangan yang melegenda. 1. Bersemi di Pelatnas Kedekatan antara Susy dan Alan dimulai sejak masa latihan intensif mereka di Pelatnas PBSI. Hubungan asmara (cinlok) di antara atlet bulutangkis Indonesia memang bukan hal baru, mengingat frekuensi pertemuan yang tinggi di lingkungan latihan yang sama. Contoh terbaru adalah pasangan ganda putra Muhammad Rian Ardianto dengan mantan ganda putri Ribka Sugiarto. Alan Budikusuma Susy dan Alan mulai menjalin hubungan asmara sejak tahun 1988. Menariknya, hubungan pribadi ini tidak mengganggu fokus mereka dalam mengejar prestasi. Sebaliknya, hal itu justru menjadi motivasi. Alan Budikusuma mengungkapkan bahwa kunci untuk menjaga hubungan mereka adalah dengan tetap berprestasi. “Ya harus dengan prestasi. Tanpa menunjukkan prestasi, tentu sulit bagi kami untuk mendapatkan restu. Baik dari pelatih ataupun dari orangtua masing-masing,” ungkap Alan. Komitmen untuk meraih gelar tersebut terbukti berhasil, dengan puncak pencapaian mereka datang di Barcelona 1992, di mana keduanya sukses menyumbangkan medali emas Olimpiade pertama bagi Indonesia.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/11/28/40/3186529/kisah-romansa-pasangan-emas-olimpiade-susy-susanti-dan-alan-budikusuma-cinlok-yang-berujung-sejarah

  • Izin Cuti Berujung Perpisahan dengan Fajar Alfian, Rian Ardianto: Sudah Jalannya : Heartdesign Sports

    Izin Cuti Berujung Perpisahan dengan Fajar Alfian, Rian Ardianto: Sudah Jalannya : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Muhammad Rian Ardianto yakin semua sudah ada jalannya (Foto: Heartdesign/Bagas Abdiel) JAKARTA – Muhammad Rian Ardianto tak menyesal berpisah dengan Fajar Alfian setelah mengajukan cuti bertanding karena urusan keluarga. Apalagi, sang mantan partner justru bersinar bersama Muhammad Shohibul Fikri. Rian mengambil cuti pada Juli 2025 karena sang istri Ribka Sugiarto akan melahirkan. Sedangkan turnamen besar China Open dan Japan Open 2025 bakal berlangsung dan pemain top 10 wajib hadir. 1. Tampil Apik Fajar berangkat ke kedua turnamen tersebut namun dengan partner baru yakni Fikri. Kebetulan, pemain asal Bandung itu juga tengah ditinggal partner-nya Daniel Marthin karena menjalani pemulihan cedera. Tanpa disangka Fajar/Fikri begitu apik hingga menjuarai China Open 2025 yang bertitel Super 1000. Bahkan keduanya mampu tampil konsisten di empat turnamen besar dan kini menempati peringkat 34 dunia. Kondisi ini lantas tak membuat Rian merasa menyesal karena harus berpisah. Terlebih Fajar sukses meraih prestasi bersama Fikri dan tampil konsisten di level atas. “Kalau saya pribadi ya memang sudah jalannya. Maksudnya bukan karena gara-gara saya cuti terus saya menyesal terus mereka bisa pasangan terus akhirnya hasilnya bagus,” ungkap Rian dalam wawancara eksklusif bersama Heartdesign di sela-sela BDMNTN-XL, di Jakarta, Kamis (2/10/2025). “Kalau saya pribadi melihatnya ya memang sudah jalannya mereka. Buat dicoba dan hasilnya kan juga bagus juga, dari chemistry segala macam juga cocok bisa jalan,” tambah pria asal Yogyakarta itu. “Ya enggak ada salahnya. Memang dari beberapa turnamen terakhir saya sama Fajar juga hasilnya masih belum maksimal. Jadi mungkin dari pisah partner ini bisa membawa angin segar lah,” lanjut Rian. Meski begitu, Rian termotivasi dengan Fajar untuk bisa berprestasi bersama partner baru. Hanya saja, saat ini Mas Jom -sapaan akrabnya- masih dicoba dengan beberapa pemain untuk menemukan partner terbaik.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/02/40/3174044/izin-cuti-berujung-perpisahan-dengan-fajar-alfian-rian-ardianto-sudah-jalannya