Tag: Mainaky

  • Kisah Penuh Haru Rexy Mainaky, Legenda Buu Tangkis Indonesia yang Rela Lepas Gelar Juara All England 1994 Setelah Teringat Duka Ayah : Heartdesign Sports

    Kisah Penuh Haru Rexy Mainaky, Legenda Buu Tangkis Indonesia yang Rela Lepas Gelar Juara All England 1994 Setelah Teringat Duka Ayah : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Rexy Mainaky dan Ricky Subagja dikenal sebagai salah satu ganda putra terbaik Indonesia. (Foto: BWF) KISAH mengharukan datang dari salah satu legenda bulu tangkis terbaik Indonesia, Rexy Mainaky. Peraih emas Olimpiade Atlanta 1996 ini ternyata pernah mengambil keputusan emosional untuk mengalah di final All England 1994, sebuah pilihan yang didasari oleh duka mendalam atas meninggalnya sang ayah. Saat berjuang mengharumkan nama bangsa di turnamen bulu tangkis tertua di dunia, Rexy tiba-tiba merasa kehilangan motivasi untuk meraih gelar juara. Hal ini terjadi karena ingatan akan ayahnya yang baru meninggal dunia setahun sebelumnya menghantui pikirannya. Ia pun rela melepaskan gelar yang sudah berada di depan mata. 1. Langkah Mundur yang Penuh Arti Rexy Mainaky adalah ikon di dunia bulu tangkis Indonesia, khususnya di sektor ganda putra. Berpasangan dengan Ricky Subagja, keduanya membentuk duet legendaris yang mendulang banyak prestasi mentereng. Pasangan ini sukses merebut gelar juara World Grand Prix Finals 1992, tiga kali World Cup (1993, 1995, dan 1997), hingga Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 1995. Pada panggung All England, Rexy/Ricky berhasil merengkuh gelar juara dua kali berturut-turut pada tahun 1995 dan 1996. Sejatinya, mereka nyaris mencatatkan hattrick gelar juara karena berhasil menembus final pada edisi 1994. Namun, karena alasan yang sangat emosional, gelar juara ketiga itu terpaksa dilepaskan. 2. Keputusan Emosional Ricky Subagja/Rexy Mainaky foto laman kemenpora RI Pada final All England 1994, Rexy/Ricky dihadapkan dengan sesama pasangan Indonesia, Rudy Gunawan/Bambang Suprianto. Dalam sebuah wawancara yang diunggah di channel Youtube pebulu tangkis Malaysia, Ameer Zainuddin, Rexy menceritakan bahwa ia sebenarnya sudah tidak ingin bermain total di laga final tersebut. Ingatan akan wafatnya sang ayah pada Desember 1993 membuat Rexy kehilangan fokus dan motivasi. Meskipun pelatihnya memintanya tetap tampil di final, Rexy merasa gelar juara tidak lagi berarti baginya tanpa kehadiran sang ayah.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/24/43/3178993/kisah-penuh-haru-rexy-mainaky-legenda-buu-tangkis-indonesia-yang-rela-lepas-gelar-juara-all-england-1994-setelah-teringat-duka-ayah

  • Tim Bulutangkis Malaysia Belum Tentukan Skuad SEA Games 2025, Rexy Mainaky: Kami Tunggu Indonesia dan Thailand : Heartdesign Sports

    Tim Bulutangkis Malaysia Belum Tentukan Skuad SEA Games 2025, Rexy Mainaky: Kami Tunggu Indonesia dan Thailand : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Ganda putra asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik bersama Herry IP dan Rexy Mainaky. (Foto: Instagram/aaronchiatengfong) KUALA LUMPUR – Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, menyatakan pihaknya masih membutuhkan waktu untuk memfinalisasi daftar skuad bulu tangkis Malaysia untuk SEA Games 2025. Menurutnya, BAM perlu melihat terlebih dahulu kekuatan yang akan diturunkan oleh rival utama mereka, yaitu Indonesia dan Thailand. Pasalnya, Rexy percaya Indonesia dan Thailand adalah lawan terberat Malaysia di SEA Games 2025. Karena itu, ia perlu mengetahui pergerakan lawan untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil BAM. 1. Pantau Rival Rexy Mainaky mengakui pihaknya masih meninjau strategi Indonesia dan Thailand sebelum mengumumkan skuad final untuk SEA Games 2025. Ajang multi-olahraga ini dijadwalkan akan berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember 2025. “Kami memang sudah memiliki daftar pemain yang diusulkan, tetapi saya butuh setidaknya beberapa hari lagi, mungkin sekitar satu minggu untuk memfinalisasi daftar tersebut,” kata Rexy, seperti dikutip dari News Straits Times, Sabtu (16/8/2025). “Kami masih berdiskusi dengan Kenneth Jonassen (direktur kepelatihan tunggal) dan Herry IP (kepala pelatih ganda putra),” tambahnya. Ricky Subagja dan Rexy Mainaky 2. Butuh Waktu Ya, Rexy mengaku masih berdiskusi dengan para pelatih, termasuk Kenneth Jonassen (direktur kepelatihan tunggal) dan Herry IP (kepala pelatih ganda putra). Rexy menduga Thailand, sebagai tuan rumah, akan menurunkan pemain-pemain berpengalaman seperti Kunlavut Vitidsarn. Karena itu, Rexy tidak ingin Malaysia kalah saing dengan kekuatan Indonesia dan Thailand.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/08/16/40/3163277/tim-bulutangkis-malaysia-belum-tentukan-skuad-sea-games-2025-rexy-mainaky-kami-tunggu-indonesia-dan-thailand

  • Sebelum Dekati Herry IP, Rexy Mainaky Ternyata Berusaha Keras Ajak Legenda Bulu Tangkis Malaysia Gabung BAM : Heartdesign Sports

    Sebelum Dekati Herry IP, Rexy Mainaky Ternyata Berusaha Keras Ajak Legenda Bulu Tangkis Malaysia Gabung BAM : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Herry IP tengah didekati oleg BAM untuk latih ganda putra Malaysia. (Foto: Bagas Abdiel/Heartdesign) KUALA LUMPUR – Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, mengakui pihaknya sudah berusaha keras menghubungi legenda bulu tangkis Malaysia untuk terlibat sebagai pelatih ganda putra. Namun, usaha itu tak terbayarkan karena para legenda Malaysia nyatanya punya kesibukan masing-masing. 1. Penyebab BAM Cari Pelatih Ganda Putra Baru Saat ini BAM memang tengah berupaya mendatangkan pelatih baru untuk melatih Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan ganda putra Malaysia lainnya. Hal itu dikarenakan Tan Bin Shen secara mengejutkan membuat keputusan mundur dari jabatannya untuk bergabung ke Hong Kong. Malaysia Open 2025 akan menjadi ajang terakhir Tan Bin Shen melatih di BAM. Sembari menunggu Malaysia Open 2025 yang digelar 7-12 Januari 2025 itu, BAM pun bergerak cepat mencari pelatih baru. Sejumlah pelatih asing coba didatangkan BAM. Mulai dari Mathias Boe dari Denmark, hingga Flandy Limpele dan Herry Iman Pierngadi (Herry IP) dari Indonesia. Namun, jauh sebelum mendekati pelatih-pelatih asing itu, Malaysia sejatinya sudah menghubungi sejumlah legenda ganda putra mereka. Rexy Mainaky. instagram Kendati demikian, Rexy mengakui semua yang BAM hubungi kini memiliki kesibukan masing-masing. Sehingga penawaran dari BAM pun belum berhasil meyakinkan mereka untuk melatih ganda putra Malaysia. “Saya mendekati beberapa mantan pemain nasional, termasuk Kim Hock. Boon Heong sedang menjalankan akademinya sendiri, Kien Keat fokus pada perannya sebagai ikon bulu tangkis, dan Wan Wah saat ini melatih di Jepang,” ungkap Rexy, melansir dari media Malaysia, New Straits Times, Minggu (5/1/2025).   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/01/05/40/3101621/sebelum-dekati-herry-ip-rexy-mainaky-ternyata-berusaha-keras-ajak-legenda-bulu-tangkis-malaysia-gabung-bam

  • Kenapa Legenda Bulu Tangkis Indonesia Ricky Subagja Rexy Mainaky Sangat Sulit Dikalahkan? : Heartdesign Sports

    Kenapa Legenda Bulu Tangkis Indonesia Ricky Subagja Rexy Mainaky Sangat Sulit Dikalahkan? : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Ricky Subagja/Rexy Mainaky sulit dikalahkan (Foto: PB Djarum) KENAPA legenda bulu tangkis Indonesia Ricky Subagja/Rexy Mainaky sangat sulit dikalahkan? Simak ulasan berikut ini. Ricky dan Rexy dikenal sebagai legenda ganda putra terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Keduanya pernah berjasa dalam meraih berbagai gelar bergengsi di kancah internasional. Tercatat, Ricky/Rexy sukses meraih berbagai gelar utama termasuk Olimpiade, Kejuaraan Dunia, All England, Piala Dunia, Piala Thomas, dan Asian Games. Padahal, dari segi fisik, kedua pemain ini tidak ideal. Mereka memiliki tubuh yang cenderung kecil dibandingkan kebanyakan atlet di dunia kala itu. Namun menariknya, dengan fisik itu mereka menjadi pebulu tangkis yang justru sangat sulit dikalahkan oleh pebulutangkis lain. Alasan utamanya jelas karena dari teknik dan kekuatan yang dimiliki oleh Ricky dan Rexy. Dengan tubuh yang kecil, ganda putra terbaik Indonesia era 1990-an ini memiliki pukulan yang keras dengan penempatan yang tajam sehingga sulit dihalau lawan. Belum lagi, ciri khas permainan mereka adalah permainan cepat dan eksplosif. Baik Ricky mau pun Rexy, keduanya dengan berani terus lancarkan serangan tiada henti dengan smash-smash keras dan tajam yang membuat lawan pontang-panting menghadapinya. Karena gaya permainan inilah, lawan menjadi sulit untuk mengimbangi permainan cepat keduanya. Alhasil, Ricky dan Rexy sukses menduduki takhta tertinggi bulu tangkis dunia hingga dikenal sebagai legenda ganda putra Indonesia yang sangat sulit dikalahkan.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/20/40/3097199/kenapa-legenda-bulu-tangkis-indonesia-ricky-subagja-rexy-mainaky-sangat-sulit-dikalahkan