Tag: Manis

  • Debut Manis di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, Pelatih Puji Salsabila dan Alarice sebagai Fondasi Olimpiade 2028 : Heartdesign Sports

    Debut Manis di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, Pelatih Puji Salsabila dan Alarice sebagai Fondasi Olimpiade 2028 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Salsabila dan Alarice tampil lyar biasa di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. (Foto: Cikal Bintang/Heartdesign) JAKARTA – Dua pesenam putri muda Indonesia, Salsabila Hadi Pamungkas dan Alarice Mallica Prakoso, berhasil mencatatkan debut berkesan di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta. Hasil tersebut jelas bisa menjadi fondasi yang kuat untuk upaya mereka tampil di Olimpiade Los Angeles (LA) 2028. Meskipun belum berhasil menembus babak final, penampilan Salsabila dan Alarice di hadapan publik sendiri menuai apresiasi tinggi dari pelatih tim nasional senam artistik putri, Eva Butarbutar. Ia melihat ajang ini sebagai langkah awal penting menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Bertanding di subdivision 7 pada Selasa 21 Oktober 2025, Salsabila dan Alarice tampil di seluruh nomor pertandingan, meliputi meja lompat (vault), palang bertingkat (uneven bars), papan keseimbangan (balance beam), hingga senam lantai (floor exercise). 1. Performa Positif di Debut World Championship Salsabila mengumpulkan total 44.432 poin, sementara Alarice menorehkan 43.665 poin. Hasil ini menempatkan mereka di peringkat ke-65 dan ke-66, yang belum cukup untuk melaju ke babak final 24 besar. Namun, Pelatih Eva Butarbutar tetap menilai performa mereka sangat positif mengingat ini adalah penampilan perdana mereka di Kejuaraan Dunia. atlet senam artistik indonesia foto aldhi chandra “Ini debut pertama Salsabila dan Alarice di World Championship. Saya apresiasi mereka karena mampu mengatasi rasa gugup di panggung sebesar ini,” ujar Eva dalam konferensi pers, dikutip Rabu (22/10/2025). “Yang paling penting, mereka tampil aman dan maksimal. Mereka sudah belajar banyak dari para pesenam top dunia. Itu pengalaman yang tidak bisa dibeli,” tambahnya. Kedua atlet juga mengungkapkan rasa bangga dan haru bisa mewakili Indonesia di ajang dunia yang digelar di Tanah Air.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/22/43/3178484/debut-manis-di-kejuaraan-dunia-senam-artistik-2025-pelatih-puji-salsabila-dan-alarice-sebagai-fondasi-olimpiade-2028

  • Keputusan Pertamina Lubricants Jalin Kerja Sama dengan Tim Valentino Rossi di MotoGP Berbuah Manis : Heartdesign Sports

    Keputusan Pertamina Lubricants Jalin Kerja Sama dengan Tim Valentino Rossi di MotoGP Berbuah Manis : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pembalap Tim Pertamina Enduro VR46, Fabio Di Giannantonio. (Foto: Instagram/vr46racingteam) LOMBOK – Keputusan PT. Pertamina Lubricants (PTPL) menjalin kerja sama sponsor dengan VR46 Racing Team milik legenda MotoGP, Valentino Rossi, terbukti membuahkan hasil positif. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PTPL, Werry Prayogi, pada Sabtu 4 Oktober 2025 di area hospitality Pertamina Enduro VR46 selama gelaran MotoGP Mandalika 2025 (3-5 Oktober 2025). 1. Kenaikan Drastis Brand Equity dan Penjualan Werry Prayogi menjelaskan sponsorship ini berhasil mendongkrak posisi merek pelumas andalan mereka. Secara khusus untuk produk Enduro, posisinya di pasar melonjak. “Khususnya untuk Enduro yang tadinya nomor enam, sekarang sudah nomor dua atau tiga. Secara Brand, sudah naik secara brand equity index,” jelas Werry Prayogi di Mandalika, Selasa (7/10/2025). Tidak hanya branding, PTPL juga mencatatkan kenaikan signifikan dari segi penjualan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan exposure kamera yang didapatkan tim, terutama saat pembalap berhasil naik podium sejak sesi pertama. VP Marketing PT. Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, menambahkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 60% sorotan kamera yang mengarah ke tim Pertamina Enduro VR46. Direktur PTPL Werry Prayogi “Dengan pemilihan warna, kebetulan warna yang kita pilih dari tahun kemarin itu fluo (kuning),” tambah Nugroho.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/07/38/3175045/keputusan-pertamina-lubricants-jalin-kerja-sama-dengan-tim-valentino-rossi-di-motogp-berbuah-manis

  • Kisah Pebulu Tangkis Viktor Axelsen, Gagal Comeback Manis Usai Tersingkir di Babak Pertama Hong Kong Open 2025 : Heartdesign Sports

    Kisah Pebulu Tangkis Viktor Axelsen, Gagal Comeback Manis Usai Tersingkir di Babak Pertama Hong Kong Open 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen. (Foto: Instagram/viktoraxelsen) KISAH pebulu tangkis Viktor Axelsen yang gagal menjalani comeback manis di Hong Kong Open 2025 menarik untuk dibahas. Pasalnya Axelsen yang berharap bisa langsung gacor usai cukup lama absen dari turnamen, justru tersingkir di babak pertama Hong Kong Open 2025. Ya, kembalinya juara Olimpiade dua kali, Viktor Axelsen, ke lapangan setelah enam bulan absen karena operasi punggung tidak berjalan mulus. Dalam penampilan perdananya di Hong Kong Open 2025, pebulu tangkis Denmark ini secara mengejutkan langsung tersingkir di babak pertama, dikalahkan oleh wakil Jepang, Kodai Naraoka. 1. Performa Mengecewakan Dalam pertandingan yang berlangsung hanya 37 menit, Axelsen takluk dua gim langsung dari Naraoka. Axelsen tepatnya tumbang dengan skor telak 15-21 dan 7-21. Ini adalah kekalahan pertama Axelsen dari Naraoka dalam tujuh pertemuan mereka. Axelsen yang diunggulkan di posisi kelima, mengakui ia tampil di bawah standar. “Senang bisa kembali ke lapangan, tapi saya berharap bisa lebih menikmatinya,” ujar Axelsen, dikutip dari New Strait Times, Kamis (11/9/2025). viktor axelsen foto aldhi chandra Menurut Axelsen, kegagalan itu bisa terjadi karena persiapan comeback-nya terganggu oleh demam yang menyerangnya pekan lalu. Karena demam itulah ia tidak bisa berlatih maksimal. “Saya menetapkan standar yang sangat tinggi untuk diri sendiri, jadi tampil di level yang saya anggap relatif rendah ini sulit untuk diterima,” sambung Axelsen.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/11/40/3169204/kisah-pebulu-tangkis-viktor-axelsen-gagal-comeback-manis-usai-tersingkir-di-babak-pertama-hong-kong-open-2025

  • Megawati Hangestri Cs Berpotensi Samai Rekor Kemenangan Manis Musim 2008-2009, Pelatih Red Sparks Bilang Begini : Heartdesign Sports

    Megawati Hangestri Cs Berpotensi Samai Rekor Kemenangan Manis Musim 2008-2009, Pelatih Red Sparks Bilang Begini : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Pevoli asal Indonesia, Megawati Hangestri saat bela Red Sparks. (Foto: Instagram/red__sparks) GWANGJU – Pevoli asal Indonesia, Megawati Hangestri berpotensi membantu Red Spaks mengulangi catatan manis musim 2008-2009, yakni merebut delapan kemenangan beruntun di Liga Voli Putri Korea Selatan. Melihat hal tersebut, pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin hanya berpesan kepada anak buahnya untuk fokus memberikan penampilan terbaik tanpa perlu memikirkan rekor manis tersebut. 1. Red Sparks Catatkan 7 Kemenangan Beruntun Red Sparks memperpanjang tren kemenangan mereka usai sukses bungkam AI Peppers dalam lanjutan Liga Voli Putri Korea Selatan 2024/2025. Bertandang ke Yeomju Gymnasium, Kamis (26/12), Megawati cs menang susah payah lewat pertarungan lima set dengan skor 3-2 (25-18, 21-25, 19-25, 25-19, 15-7). Kemenangan ini menjadi hasil yang sangat manis bagi Red Sparks. Pasalnya, Megawati cs berhasil memperpanjang tren positif mereka dengan sudah mengemas tujuh kemenangan beruntun. Pencapaian ini membuat mereka berpotensi untuk menyamakan rekor kemenangan beruntun yang pernah diraih pada musim 2008-2009. Kala itu, Red Sparks berhasil mengemas delapan kemenangan beruntun. Megawati dan kolega bisa saja kembali mengukir rekor manis timnya itu dengan catatan bisa meraih kemenangan saat menghadapi IBK Altos pada Selasa 31 Desember 2024 mendatang. Megawati Hangestri saat bela Red Sparks. (instagram/red__Sparks) 2. Ko Hee-jin Tak Peduli soal Rekor, tapi Tetap Mau Red Sparks Menang Terkait hal itu, Ko Hee-jin tak ingin terlalu memikirkannya. Dia hanya ingin Megawati dan kolega terus memberikan penampilan terbaiknya di setiap pertandingan. Karena jika mereka bisa tampil konsisten, bukan tidak mungkin Red Sparks bisa melampaui rekor kemenangan beruntun 2008/2009. “Kami hanya ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Jika kami terus menang, mungkin kami bisa melampaui rekor kemenangan beruntun itu,” kata Ko Hee-jin, dikutip dari The Spike, Sabtu (28/12/2024).   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/27/43/3099316/megawati-hangestri-cs-berpotensi-samai-rekor-kemenangan-manis-musim-2008-2009-pelatih-red-sparks-bilang-begini

  • Hasil BWF World Tour Finals 2024: Debut Febriana Dwipuji Amallia Cahaya Tak Berakhir Manis Usai Kalah dari Ganda Putri Korsel : Heartdesign Sports

    Hasil BWF World Tour Finals 2024: Debut Febriana Dwipuji Amallia Cahaya Tak Berakhir Manis Usai Kalah dari Ganda Putri Korsel : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Ganda Putri Indonesia, Febriana Dwipuji/Amallia Cahaya. (Foto: PBSI) HANGZHOU – Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi kalah dari wakil Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee di laga pertama Grup B BWF World Tour Finals 2024, Rabu (11/12/2024) sore WIB. Tentunya hasil itu membuat debut Febriana/Amallia di BWF World Tour Finals tak berakhir manis. Febriana/Amallia sejatinya berjuang keras selama 37 menit. Namun, pada akhirnya mereka tetap kalah dengan skor 6-21 dan 17-21. Jalannya Pertandingan Tampil di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Febriana/Amallia -sebutan Febriana/Amallia- memulai laga dengan buruk. Mereka banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga tertinggal 1-5. Di sisi lain, Baek/Lee tampil garang dengan serangan-serangan agresif. Alhasil, pasangan ranking dua dunia itu dengan mudah menjauh dengan keunggulan 11-3 di interval gim pertama. Febriana/Amallia benar-benar kesulitan untuk keluar dari tekanan Baek/Lee. Duet Pelatnas PBSI itu terus tertinggal jauh di angka 4-17 dan akhirnya kalah telak 6-21 di gim pertama. Febriana Dwipuji Kusuma dan Amalia Cahaya Pratiwi foto pbsi Pada gim kedua, Febriana/Amallia bermain lebih baik sehingga unggul 4-1 lebih dulu. Walau lawan sempat mengejar di angka 4-4, mereka bisa menjauh lagi dengan keunggulan 8-4.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/11/40/3094548/hasil-bwf-world-tour-finals-2024-debut-febriana-dwipuji-amallia-cahaya-tak-berakhir-manis-usai-kalah-dari-ganda-putri-korsel