Tag: Maverick

  • Bikin Heboh, Jorge Lorenzo Sebut Bakat Maverick Vinales Lebih Hebat ketimbang Valentino Rossi dan Marc Marquez : Heartdesign Sports

    Bikin Heboh, Jorge Lorenzo Sebut Bakat Maverick Vinales Lebih Hebat ketimbang Valentino Rossi dan Marc Marquez : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Jorge Lorenzo jadi pelatih pembalap Maverick Vinales di MotoGP 2026. (Foto: Instagram/jorgelorenzo99) JUARA dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai potensi mantan rivalnya, Maverick Vinales. Lorenzo, yang baru saja mengumumkan kerja sama sebagai pelatih Vinales, yakin bahwa Top Gun –julukan Vinales– memiliki bakat alami yang jauh melampaui beberapa pembalap yang pernah memenangkan gelar juara dunia di kelas utama, seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez. Vinales yang memulai debut MotoGP pada tahun 2015 sempat dicap sebagai calon juara dunia. Namun, setelah melakoni sejumlah musim bersama Suzuki, Yamaha, Aprilia, dan kini KTM Tech3, Vinales baru mengumpulkan 10 kemenangan di balapan utama. 1. Talenta Murni Vinales Setara The Magnificent Four Menurut Lorenzo, talenta murni yang dimiliki Vinales seharusnya sudah cukup untuk bersaing di perebutan gelar. Ia percaya, jika pembalap dengan bakat yang lebih sedikit mampu berjuang meraih gelar, tidak ada alasan bagi Vinales, yang memiliki bakat lebih hebat, untuk tak bisa merebut gelar juara dunia MotoGP. “Dia adalah salah satu dari lima atau enam rival terkuat yang saya miliki, terutama ketika dia pindah ke Yamaha,” kata Lorenzo di podcast-nya, melansir dari Crash, Selasa (2/12/2025). “Setelah tes Sepang (pada 2017), dia benar-benar mengintimidasi,” tambahnya. Jorge Lorenzo bersama Maverick Vinales. (Foto: Instagram/jorgelorenzo99) Lorenzo mengenang betapa menakutkannya Vinales saat awal pindah ke Yamaha. Lorenzo bahkan menempatkan Vinales sejajar dengan para pembalap elite di era mereka, yang ia sebut sebagai The Magnificent Four atau Five. “Dalam hal talenta murni, Maverick selalu seperti empat atau lima pembalap hebat (Lorenzo, Valentino Rossi, Marc Marquez, Dani Pedrosa, Casey Stoner). Dalam hal kecepatan murni, dia tidak perlu iri pada siapa pun,” lanjut Lorenzo.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/12/02/38/3187270/bikin-heboh-jorge-lorenzo-sebut-bakat-maverick-vinales-lebih-hebat-ketimbang-valentino-rossi-dan-marc-marquez

  • Resmi Gantikan Maverick Vinales, Pol Espargaro Bertekad Berikan yang Terbaik di MotoGP Australia dan Malaysia : Heartdesign Sports

    Resmi Gantikan Maverick Vinales, Pol Espargaro Bertekad Berikan yang Terbaik di MotoGP Australia dan Malaysia : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pembalap penguji KTM, Pol Espargaro. (Foto: Instagram/polespargaro) PEMBALAP penguji KTM, Pol Espargaro, resmi kembali beraksi di lintasan MotoGP setelah ditunjuk menggantikan Maverick Vinales untuk dua seri balapan mendatang, yakni MotoGP Australia dan MotoGP Malaysia 2025. Pol Espargaro bertekad penuh untuk memberikan kemampuan terbaiknya dalam dua balapan tersebut untuk membantu proyek pengembangan tim. Pembalap berusia 34 tahun ini akan mewakili tim KTM Tech3, menandai penampilan MotoGP ketiga dan keempatnya di musim 2025. Sebelumnya, Espargaro sempat tampil cukup impresif dengan meraih posisi ke-10 di  GP Republik Ceko dan posisi kedelapan di Hungaria. Pol Espargaro pun dipercayakan menggantikan Vinales yang harus absen di dua balapan mendatang. Alasannya karena sedang menjalani masa pemulihan akibat cedera. 1. Misi Ganda: Bantu Vinales dan Kembangkan Motor KTM Meskipun kembali ke lintasan karena kondisi cedera rekan setimnya, Espargaro menegaskan dirinya tidak akan setengah-setengah. Adik dari Aleix Espargaro itu menyampaikan harapan cepat sembuh bagi Vinales, yang menurutnya sangat dibutuhkan oleh tim KTM. “Seperti yang sudah saya katakan di penampilan Grand Prix saya sebelumnya, harus melakukannya karena rekan setim cedera bukanlah sesuatu yang saya sukai,” kata Espargaro, dilansir dari Crash, dikutip Rabu (15/10/2025). Pol Espargaro. (instagram/polespargaro) “Saya tahu Maverick sudah berusaha keras untuk tetap balapan, jadi hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah saya harap ketidakhadirannya ini akan membantunya mempercepat pemulihan dan bisa kembali secepat mungkin, karena kami membutuhkannya di KTM,” sambungnya. Espargaro menekankan tujuannya adalah membantu proyek KTM dan memanfaatkan akhir pekan sebaik mungkin untuk kemajuan motor.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/10/14/38/3176622/resmi-gantikan-maverick-vinales-pol-espargaro-bertekad-berikan-yang-terbaik-di-motogp-australia-dan-malaysia

  • Francesco Bagnaia Terpuruk di MotoGP 2025, Maverick Vinales Enggan Berikan Nasihat : Heartdesign Sports

    Francesco Bagnaia Terpuruk di MotoGP 2025, Maverick Vinales Enggan Berikan Nasihat : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse) MOTEGI – Pembalap Tim KTM Tech3, Maverick Vinales, ikut memberikan pendapatnnya mengenai situasi sulit yang dihadapi oleh Francesco Bagnaia. Menurut Vinales, Bagnaia tidak memerlukan nasihat dari orang lain, terutama dari dirinya, karena merasa Bagnaia memiliki kualitas dan pengalaman sebagai juara dunia MotoGP dua kali. Karena itulah Vinales enggan memberikan nasihat kepada Bagnaia. Bukan karena tidak mau, tapi lantaran merasa pengalaman Bagnaia sudah berada ada di atas kebanyakan pembalap. 1.  Vinales Akui Kualitas Bagnaia Bagnaia sedang mengalami musim yang berat. Hingga seri ke-16, ia baru meraih satu podium kemenangan dan bahkan gagal finis di balapan kandang Ducati di MotoGP San Marino 2025. Terkait situasi ini, Vinales merasa tidak pantas memberikan nasihat. “Jika saya harus memberinya nasihat, saya rasa dia tidak membutuhkannya,” kata Vinales, dikutip dari Motosan, Minggu (21/9/2025). “Dia adalah juara dunia MotoGP dua kali, sementara saya belum. Jadi sulit memberi saran kepada seseorang yang saat ini lebih baik dari dirimu,” lanjut Vinales. Maverick Vinales. (instagram/maverick12official) Vinales juga menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi Bagnaia mirip dengan pengalamannya saat pindah tim. Meskipun Bagnaia mengendarai motor terbaik, adaptasi terhadap perubahan kecil bisa sangat mempengaruhi performa. “Yang saya lihat adalah dia menunggangi motor yang, secara teori, adalah yang terbaik, dan tidak mudah beralih ke motor yang sedikit lebih buruk. Itu yang saya alami ketika pindah dari Yamaha ke Aprilia. Saya pikir: ‘Mungkin saya bisa dengan Aprilia,’ tetapi butuh waktu lama untuk mencapainya,” tambahnya.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/09/21/38/3171515/francesco-bagnaia-terpuruk-di-motogp-2025-maverick-vinales-enggan-berikan-nasihat

  • Penyebab Maverick Vinales Begitu Menggebu-gebu Sambut MotoGP Inggris 2025 : Heartdesign Sports

    Penyebab Maverick Vinales Begitu Menggebu-gebu Sambut MotoGP Inggris 2025 : Heartdesign Sports

    arlaindofood.co.id – Maverick Vinales begitu menggebu-gebu menyambut MotoGP Inggris 2025 (Foto: KTM Media/Polarity Photo/Rob Gray) MAVERICK Vinales begitu menggebu-gebu menyambut MotoGP Inggris 2025. Pembalap tim Red Bull KTM Tech3 itu mengaku sangat menyukai Sirkuit Silverstone di Silverstone, Inggris. Seri ketujuh MotoGP 2025 itu akan digelar akhir pekan ini tepatnya 23-25 Mei. Balapan dihelat di Sirkuit Silverstone yang ikonik untuk ajang balap. 1. Mengenal Karakter Silverstone Maverick Vinales melaju pada MotoGP Spanyol 2025 (Foto: KTM Media/Polarity Photo/Rob Gray) Vinales memang sangat antusias turun balap di Sirkuit Silverstone. Sebab, ia begitu mengenal karakter lintasan sepanjang 5,891 km itu yang menjadi modal cukup bagus. “Kami akan pergi ke Silverstone, sirkuit yang selalu saya sukai,” kata Vinales dilansir dari Motosan, Rabu (21/5/2025). “Silverstone adalah salah satu sirkuit di mana saya selalu merasa nyaman. Tahun lalu fantastis dan meski pun kondisinya akan berbeda, saya pikir kami bisa tampil baik,” tambah pria asal Spanyol itu.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/05/20/38/3140596/penyebab-maverick-vinales-begitu-menggebu-gebu-sambut-motogp-inggris-2025

  • Kisah Maverick Vinales, Pemenang Race MotoGP dengan 3 Tim Pabrikan Berbeda : Heartdesign Sports

    Kisah Maverick Vinales, Pemenang Race MotoGP dengan 3 Tim Pabrikan Berbeda : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Maverick Vinales kala mentas di MotoGP. (Foto: MotoGP) KISAH Maverick Vinales menarik diulas. Sebab, dia sukses jadi pemenang race MotoGP dengan 3 tim pabrikan berbeda. Pencapaian manis itu diukir Vinales bersama Suzuki, Yamaha, dan Aprilia. Akankah dia menambah koleksi kemenangannya bersama tim lainnya di MotoGP? 1. Maverick Vinales Menang dengan 3 Tim Pabrikan Berbeda Kiprah manis ditunjukkan Maverick Vinales di pentas MotoGP. Dia sukses meraih kemenangan dengan 3 tim pabrikan berbeda. Ketiga tim itu adalah Suzuki, Yamaha, dan Aprilia. Vinales memang mengawali kariernya di kelas MotoGP dengan membela Suzuki Ecstar. Di sana, pembalap asal Spanyol itu bisa langsung tampil moncer. Maverick Vinales sukses mendapatkan kemenangan perdananya di MotoGP pada 2016. Tepatnya, hasil manis itu diraih pembalap berjuluk Top Gun tersebut di MotoGP Inggris 2016. Kesuksesan Vinales bersama Suzuki membuatnya dilirik tim pabrikan lain asal Jepang, yakni Yamaha. Di Yamaha, Vinales langsung membela tim pabrikan, setim dengan Valentino Rossi. Kiprah manis langsung ditunjukkan Vinales di Yamaha. Pada MotoGP 2017, dia bahkan bisa langsung meraug kemenangan seri Qatar. Ini jadi kemenangan perdananya bersama Yamaha. Selanjutnya, Vinales meraih kemenangan kala membela tim pabrikan Aprilia. Kemenangan diraih di MotoGP Amerika Serikat 2024. Kala itu, Vinales memulai balapan di Circuit of the America (COTA) dari posisi terdepan. Meski meraih pole position, ia tampil buruk pada awal balapan dengan turun ke posisi 11. Kendati demikian, Vinales mampu memperbaiki posisinya dengan naik ke posisi sembilan dan mampu masuk lima besar sejak lap kedelapan. Kemudian, insiden yang dialami Marc Marquez di tikungan 11 memberi keuntungan besar kepadanya. Maverick Vinales langsung memanfaatkannya hingga meraih kemenangan.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/01/13/38/3104039/kisah-maverick-vinales-pemenang-race-motogp-dengan-3-tim-pabrikan-berbeda

  • Ada Peran Besar Pedro Acosta dalam Keputusan Maverick Vinales dan Enea Bastianini Gabung KTM Tech3 : Heartdesign Sports

    Ada Peran Besar Pedro Acosta dalam Keputusan Maverick Vinales dan Enea Bastianini Gabung KTM Tech3 : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Pembalap Tim Red Bull KTM, Pedro Acosta. (Foto: MotoGP) MATTIGHOFEN – Meski berstatus pembalap rookie di MotoGP 2024, Pedro Acosta nyatanya menjadi pihak yang membuat Maverick Vinales dan Enea Bastianini mantap bergabung ke KTM Tech3 di MotoGP 2025. Sebab performa Acosta yang begitu luar biasa bersama KTM Tech3 di musim 2024 membuat nama besar seperti Vinales dan Bastianini sampai tertarik membela tim satelit KTM tersebut. 1. Acosta Sukses Yakinkan Vinales dan Bastianini Ya, menurut Direktur KTM, Pit Beirer, salah satu penyebab Vinales dan Bastianini, yang sebelumnya membela tim pabrikan, mau ke tim satelit karena ada peran Acosta. Keberhasilan Acosta memaksimalkan potensi motor RC16 membuat KTM dilirik banyak rider. Untuk yang belum tahu, Pedro Acosta menjadi pembalap debutan di MotoGP 2024. Kendati demikian, ia berhasil menunjukkan performa apik dengan menempati posisi keenam di klasemen akhir MotoGP 2024 usai mengumpulkan 215 poin, dengan rincian mendapatkan 5 podium di balapan utama dan 4 podium di sprint race. “Terima kasih kepada Pedro, kami memiliki kesempatan yang sangat baik tahun ini untuk menunjukkan kualitas motor kami,” ujar Pit Beirer melansir dari Paddock GP, Rabu (8/1/2025). Maverick Vinales. (instagram/maverick12official) “Berkat apa yang telah ia capai bersama tim GasGas Tech 3, kami mampu meyakinkan rider seperti Viñales dan Bastianini untuk percaya pada proyek kami,” tambahnya. Enea Bastianini bergabung dengan Red Bull Gasgas Tech3, setelah posisinya di Ducati Lenovo diambil alih Marc Marquez. Sedangkan Maverick Vinales memilih hengkang dari Aprilia Racing, meski pabrikan asal Noela, Italia itu berusaha untuk memperpanjang kontraknya.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2025/01/07/38/3102366/ada-peran-besar-pedro-acosta-dalam-keputusan-maverick-vinales-dan-enea-bastianini-gabung-ktm-tech3

  • Maverick Vinales: Jika Yamaha Mendengarkan, Saya Pasti Sudah Jadi Juara MotoGP! : Heartdesign Sports

    Maverick Vinales: Jika Yamaha Mendengarkan, Saya Pasti Sudah Jadi Juara MotoGP! : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Maverick Vinales kala membela Yamaha. (Foto: Yamaha) MAVERICK Vinales lempar kritikan ke mantan timnya di MotoGP, yakni Yamaha. Dia mengatakan andai saja Yamaha mau mendengarkan perkataan Vinales, dia yakin sudah menjadi juara dunia MotoGP saat ini. Sayangnya, Maverick Vinales merasa kata-katanya tak pernah didengar. Sampai akhirnya, dirinya memutuskan meninggalkan Yamaha di tengah kejuaraan MotoGP 2021. 1. Curhat Maverick Vinales Tak Pernah Didengar Yamaha Ya, Maverick Vinales bercerita masa-masa dirinya masih membela Yamaha. Dia mengaku pihak Yamaha tak mengikuti sarannya di tahun-tahun awal kerja sama mereka. Diketahui, Vinales direkrut Yamaha untuk menggantikan Jorge Lorenzo pada 2017. The Top Gun -julukan Vinales- sendiri tampil mengesankan di kelas junior dan selama dua musimnya di MotoGP bersama Suzuki. Benar saja, kiprah Vinales di awal kedatangannya di Yamaha pun berhasil manis. Tampil gemilang, dia bisa memenangkan dua balapan pembuka di Qatar dan Argentina pada MotoGP 2017. Lalu, Vinales menang lagi di seri kelima di Le Mans, Prancis. Namun setelah itu, Vinales tidak memenangkan balapan lain di sisa musim. Hingga akhirnya, dia finis di posisi ketiga pada klasemen akhir pembalap MotoGP 2017. Vinales ada di belakang Marc Marquez yang keluar sebagai juara dan Andrea Dovizioso yang berada di posisi kedua. Vinales mengungkapkan bahwa Yamaha mengambil arah yang berbeda dalam pengembangan M1, meskipun ia bersikeras bahwa motor itu tidak memerlukan perubahan apa pun. Pasalnya, Vinales sudah nyaman mengemudikan motor Yamaha peninggalan Jorge Lorenzo. Andai saja perubahan tidak dilakukan, Vinales yakin dirinya bisa tampil moncer sepanjang musim 2017. Dengan begitu, gelar juara pun bisa diraihnya. “Ketika saya bergabung dengan Yamaha, saya datang seperti roket. Saya datang dengan ide yang jelas, tujuan yang jelas dan itulah satu-satunya hal yang saya minta dari Yamaha: Saya ingin menjadi juara dunia,” ujar Vinales, dikutip dari Motorsports, Minggu (29/12/2024). “Saya tidak ingin menjadi apa pun yang lain, jangan buat saya menjadi apa pun yang lain karena saya ingin menjadi ini, saya tidak tertarik pada apa pun yang lain. Ketika saya mengendarai Yamaha pada uji coba di Valencia, saya jatuh cinta padanya. Saya meminta mereka untuk tidak menyentuhnya. Saya menginginkan yang ini, yang merupakan motor yang ditinggalkan Jorge Lorenzo,” lanjutnya. “Saya berkata, ‘Bawakan saya motor ini ke Qatar, dengan ini saya akan memenangkan kejuaraan dunia.’ Namun, ketika saya tiba di Sepang (untuk uji coba pramusim), di mana motor itu?” ucap Vinales. “Saya memenangkan balapan pertama, saya memenangkan balapan kedua, saya menang di Le Mans, itu adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya, saya memenangkan pertarungan melawan idola saya, Valentino Rossi,” sambungnya. “Namun, di Barcelona terjadi gelombang perubahan. Saya tidak mengerti apa pun. Saya memberi tahu mereka untuk tidak menyentuh motor itu,” keluh Vinales.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/29/38/3099550/maverick-vinales-jika-yamaha-mendengarkan-saya-pasti-sudah-jadi-juara-motogp

  • Perbandingan Gaji Maverick Vinales dengan Enea Bastianini di KTM Tech 3 : Heartdesign Sports

    Perbandingan Gaji Maverick Vinales dengan Enea Bastianini di KTM Tech 3 : Heartdesign Sports

    Arlaindofood.co.id – Pembalap Tim KTM Tech3, Maverick Vinales. (Foto: Instagram/maverick12official) PERBANDINGAN gaji Maverick Vinales dengan Enea Bastianini di KTM Tech 3 menarik untuk diulas. Sebab, keduanya akan berduet di MotoGP 2025 dengan memperkuat tim satelit milik KTM itu. MotoGP 2025 menjadi musim yang menarik karena sebagian besar tim melakukan perombakan. Salah satu yang patut disorot adalah tim KTM Tech 3. Bagaimana tidak? sebagai tim satelit, komposisi pembalap tim tersebut sangat mewah karena berisi dua pembalap mantan pabrikan, yakni Maverick Vinales dan juga Enea Bastianini. Maverick Vinales didatangkan dari tim pabrikan Aprilia. Pembalap asal Spanyol itu uga pernah membela tim Yamaha serta Suzuki sebelumnya. Dengan pengalaman itu, tent mengejutkan melihat dirinya merapat ke tim satelit KTM dan bukan ke tim pabrikan. Namun rupanya, kedatangan Jorge Martin lah yang menjadi penyebab ia hengkang. Aprilia sengaja mendatangkan juara dunia MotoGP 2024 itu untuk bisa lebih bersaing di MotoGP 2025 nanti. Maverick Vinales. (instagram/maverick12official) Hal serupa juga terjadi pada Enea Bastianini. Sebagai pembalap tim pabrikan Ducati, Bastianini sejatinya menampilkan performa yang apik dengan banyak meraih podium bersama Francesco Bagnaia. Namun di musim depan, Ducati lebih memilih mempromosikan Marc Marquez yang baru semusim membela Gresini Racing. Alhasil, Bastianini harus tersisih dan menerima pinangan dari KTM Tech 3.   Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://sports.okezone.com/read/2024/12/12/38/3094895/perbandingan-gaji-maverick-vinales-dengan-enea-bastianini-di-ktm-tech-3